2. Librasi berarti sekitar 59% dari permukaan Bulan terlihat dari Bumi
3. Tahun 1647, Johannes Hevelius (1611-1687)
menerbitkan atlas Bulan Selenographia, yang memperlihatkan librasi Bulan
4. Krater Copernicus memiliki lebar 90 km. Dalamnya 3.352 m. Di dalam kawah terdapat gunung dengan puncak setinggi 5 km di atas permukaan kawah
5. Gerhana Bulan terjadi jika Bumi melintas langsung antara Matahari dan Bulan
6. Gaya tarik gravitasi Bulan dan Matahari menyebabkan air laut di Bumi naik dan turun.
Inilah yang namanya pasang. Ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada pada satu garis lurus,
tepatnya disaat Bulan Baru atau Bulan Penuh,
maka terjadilah pasang paling besar yang disebut pasang purnama. Ketika kedudukan Bulan tegak lurus terhadap Matahari,
maka terjadilah pasang perbani .
7. Fase-fase Bulan disebabkan oleh perubahan yang selalu terjadi pada sudut yang dibentuk oleh Matahari dan Bulan saat Bulan berputar mengelilingi Bumi
8. Selenografi adalah studi mengenai ciri-ciri permukaan Bulan.
Selenograf yang diciptakan oleh seniman John Russell pada tahun 1797 adalah bola Bulan
9. Fakta - fakta Bulan:
Jarak antara dua Bulan Baru
yaitu 29 hari 12 jam 44 menit
Suhu pada permukaan Bulan
adalah -1550C sampai +1050C
Periode rotasi Bulan
adalah 27,3 hari
Jarak Bumi ke Bulan yaitu
384.000 km
Volume (perbandingan
dengan Bumi=1):0,02
Massa (perbandingan dengan
Bumi=1):0,012
Rapatan (perbandingan
dengan air=1):3,34
Diameter ekuatorial:3.476 km
Credit by Dorling Kindersley translated by Jendela Iptek Astronomi. Picture from another source














No comments:
Post a Comment