1. Bintang yang merupakan objek pembelajaran bidang astronomi ternyata berguna juga untuk pelayaran. Seperti kisah dari orang-orang Polinesia dulu dimana mereka berlayar mengarungi laut antara Samudra Pasifik di utara dan Selandia Baru di selatan. Dalam pelayaran tersebut, banyak suku termasuk kaum Maori dari Selandia Baru berhasil berlayar ribuan kilometer dengan hanya menggunakan bintang sebagai penuntun mereka.
2. Jarak antara kota Syene dan Aleksandria
seharusnya 7/360 dari lingkar bumi. Dibuktikan oleh
Eratosthenes (270-190 SM) dimana ia menemukan bahwa matahari berada langsung di
atas kepalanya di Syene pada tengah hari saat musim panas. Di Aleksandria
matahari berada sekitar 70 dari titiknya yang tertinggi pada musim
panas juga. Eratosthenes mengetahui bahwa bumi bundar (3600). Oleh
karena itu, ia menyimpulkan bahwa jarak Syene dan Aleksandria adalah 7/360 dari lingkar bumi.
4. Backstaff adalah alat yang digunakan para pelaut
untuk mengukur tinggi matahari tanpa harus menatapnya langsung
Credit by Dorling Kindersley translated by Jendela Iptek Astronomi





No comments:
Post a Comment