Our Blog Ad

Welcome Mind Charmer!

Know Your Time!

Blink! Blink! Blink!


12.3.13

Astronomy Update - 9th Edition

1. Observatorium adalah tempat para astronom mengamati langit






2. William Parsons (1800-1867) berhasil membuat cermin berukuran 182 cm dengan bobot hampir 4 ton dengan pembesaran 800-1.000 kali. Ia membuatnya di Parsonstown, Irlandia. Benda ini digunakan untuk menghasilkan temuan mengenai struktur galaksi dan nebula.




3. Observatorium di Jaipur, Rajasthan, India dibangun oleh Maharaja Jai Singh pada tahun 1726.



4. Garis-garis meridian adalah koordinat khayal dari kutub ke kutub yang digunakan untuk mengukur jarak timur dan barat di permukaan bumi dan di langit. Kata meridian berasal dari bahasa latin meridies yang artinya tengah hari. Dikatakan begitu sebab matahari bertemu meridian lokal pada tengah hari. Meridian berguna di observatorium ketika memasang teleskop untuk penentuan posisi astronomi. Hal ini berarti bahwa semua ukuran langit dan bumi dilakukan sesuai dengan meridian lokal





5. Koronagraf surya berukuran 51 cm di Observatorium Astrofisika Krimea, di Ukraina dijalankan oleh komputer. Koronagraf adalah jenis teleskop surya yang mengukur lapisan atmosfer matahari paling luar


6. Pada tahun 1884, diadakan konferensi internasional di Washington untuk menyepakati satu Meridian Zero atau Prime Meridian untuk dunia. Dipilihlah Prime Meridian yang melalui Airy Transit Circle, sebuah teleskop yang dipasang agar dapat berputar pada bidang utara/selatan, yang terdapat di Royal Greenwich Observatory di luar London

Inilah Airy Transit Circle, seperti yang ada di bawah ini:



7. Pada tahun 1850, Sir George Biddle Airy (1801-1892), astronom ke-7 Kerajaan Inggris menginginkan teleskop baru. Ketika membuatnya, ia memindahkan Prime Meridian  ke timur.




Credit by Dorling Kindersley translated by Jendela Iptek Astronomi



No comments:

Post a Comment